Rektor Resmikan Fasilitas Baru di Fapsi Unpad

Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Arief S. Kartasasmita bersama Dekan Fakultas Psikologi Prof. Anissa Lestari Kadiyono meresmikan sejumlah fasilitas baru di kampus Fakultas Psikologi Unpad, Jatinangor, Selasa (16/12/2025).

Fasilitas baru tersebut meliputi kelas untuk program Double Degree, kelas program S-3, musala di gedung Double Degree serta laboratorium komputer. Acara peresmian ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, Direktur Pengelolaan Aset dan Sarana Prasarana Edward Henry, M.M., serta dosen dan tenaga kependidikan Fapsi Unpad.

Dalam sambutannya Prof. Anissa menjelaskan bahwa pengembangan fasilitas baru ini merupakan tindak lanjut dari pembukaan program baru di Fapsi Unpad. Satu di antaranya ialah Program Pendidikan Profesi Psikologi yang dibuka pada 2024 lalu. 

“Seiring bertambahnya prodi Profesi yang membutuhkan uji berbasis komputer, maka laboratorium komputer menjadi hal yang perlu disediakan untuk menunjang aktivitas pembelajaran,” ujarnya.

Diharapkan Prof. Anissa, fasilitas baru ini dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadapi tahun akademik baru pada 2026 mendatang.

Sementara itu, Rektor mengapresiasi upaya Fapsi Unpad dalam mengembangkan fasilitas untuk menunjang pembelajaran. Menurutnya, dalam upaya mencapai perguruan tinggi berkelas dunia (World Class University), fasilitas pembelajaran yang mendukung adalah sebuah keharusan. Hal ini selaras dalam Rencana Strategis Unpad, di mana Unpad berkewajiban memberikan pendidikan yang baik dan berkualitas kepada mahasiswa.

“Ini langkah baik dan ke depan harapannya tidak berhenti hanya di fasilitas ini,” kata Rektor.

Rektor juga mengapresiasi pengembangan fasilitas kampus Fapsi yang dilakukan penuh tanpa bergantung dari universitas. Untuk itu, Rektor terus mendorong Fapsi Unpad untuk memperkuat kerja sama, terutama dengan industri. Melalui kerja sama ini, diharapkan penyediaan fasilitas pembelajaran yang berkualitas dunia dapat terus dioptimalkan.

“Ini menjadi langkah strategis bagi kita untuk memperbaiki kualitas secara keseluruhan,” pungkas Rektor.*