Mahasiswa Psikologi Unpad Kaji Efektivitas Intervensi Berbasis Olahraga untuk Gaming Disorder di Kalangan Remaja

Empat mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran melakukan penelitian mengenai efektivitas intervensi berbasis olahraga (Exercise-Based Intervention) untuk mengurangi gejala Gaming Disorder pada remaja. 

Penelitian ini dilakukan melalui Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial-Humaniora (PKM-RSH) Kemendikbudristek RI. Mahasiswa tersebut terdiri dari Rausyan Fikri Muhammad Ilham sebagai ketua tim, bersama Salwa Naira Aluina Jasmine, Nada Khalisha Ikaputri, dan M. Rafli Iltizamulloh, di bawah bimbingan Shafia Islaha, S.Psi., M.Psi., Psikolog.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko kecanduan bermain game di kalangan remaja Indonesia, yang ditandai dengan jam bermain game yang tinggi. Oleh karena itu, tim PKM berupaya mencari metode preventif yang efektif untuk menangani fenomena tersebut. 

“Topik ini dipilih karena banyaknya kejadian gaming disorder di sekitar kita, sehingga kami merasa relevan dan tertarik untuk mengkajinya lebih mendalam,” jelas Rausyan.

Penelitian dilakukan di MTs Ma’arif, Jatinangor, setelah tim PKM melakukan penyaringan (screening) di beberapa sekolah. Lokasi ini dipilih berdasarkan kriteria yang sesuai setelah purposive sampling dilakukan. 

Penelitian berlangsung dari Maret hingga Juli 2024, dengan menggunakan metode quasi-experimental dan desain interuppted time series, di mana hanya satu kelompok yang diamati sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Para partisipan terdiri dari siswa berusia 12-18 tahun yang memiliki gejala gaming disorder berdasarkan tes IGDT-10 (The Ten-item of Internet Gaming Disorder Test).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis diterima. Intervensi berbasis olahraga terbukti efektif dalam mengurangi gejala gaming disorder pada remaja. “Penelitian ini dapat menjadi bukti ilmiah bahwa intervensi olahraga mampu membantu mencegah gaming disorder, serta bisa dijadikan dasar untuk program pencegahan di masa mendatang,” tambah Rausyan.

Ke depan, hasil penelitian ini diharapkan dapat dipublikasikan dalam jurnal ilmiah dan dipresentasikan pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) yang akan berlangsung di Universitas Airlangga, Surabaya pada 14-19 Oktober 2024.*