Grand Final Putra Putri Fakultas Psikologi Unpad 2025
Penulis Reynaldi R
Suasana Aula ABC Gedung 2 Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran dipenuhi antusiasme mahasiswa ketika Grand Final Putra Putri Fakultas Psikologi Unpad 2025 resmi dimulai pada Sabtu pagi. Acara yang diselenggarakan secara luring oleh Departemen Senbora BEM Kema Fakultas Psikologi ini dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala Departemen Senbora, Ketua BEM Fakultas Psikologi, dan Manajer Akademik serta Kemahasiswaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penayangan video profil lima finalis yang menghadirkan visi misi serta latar belakang advokasi masing-masing. Tampilan catwalk dan opening number memukau para hadirin sebelum masing-masing kandidat menyampaikan pidato advokasi yang mengangkat tema-tema penting, seperti literasi sadar menstruasi, perlindungan lansia melalui ruang dialog intergenerasi, penanggulangan toxic productivity, pembentukan platform aman bagi kaum minoritas, hingga penghargaan terhadap proses menemukan jati diri.
Pada sesi tanya jawab, dewan juri, yaitu Hammad Zahid Muharram, S.Psi., M.Psi., Psikolog. yaitu salah satu Dosen Fakultas Psikologi, Amanda Erica selaku 1st Runner Up Putra Putri Padjadjaran 2024, dan Meisyandi Rafifatari selaku Ketua BEM Fakultas Psikologi, memberikan pertanyaan kritis yang menguji kemampuan berargumentasi dan kedalaman pemikiran para calon. Suasana tegang namun inspiratif terasa saat setiap jawaban memadukan teori psikologi dengan pengalaman nyata di lapangan.
Puncak acara dimeriahkan oleh Last Walk & Speech dari Putra Putri Psikologi Unpad 2024, Muhammad Aryan Maulana dan Sharon Evangeline Tentero, yang mengantarkan momen pengumuman pemenang. Di sela jeda, kelompok musik Psytunes memeriahkan suasana dengan penampilan enerjik yang disambut tepuk tangan meriah.
Pengumuman finalis terpilih menjadi klimaks acara. I Kadek Raka Gunawan dinobatkan sebagai Putra Fakultas Psikologi 2025 berkat advokasi “Trustme.ID” yang memberikan ruang aman bagi kaum minoritas, sedangkan Ghania Afrin Fazila meraih gelar Putri Fakultas Psikologi 2025 dengan kampanye “Senandika Senja” untuk menghadirkan kesejahteraan bagi lansia.
Tidak hanya mengakui pemenang utama, panitia juga memberikan tiga penghargaan khusus: Best Speech diraih oleh Sabrina Nuralisa, Best Performance disabet Ayyas Ziya Ul Hakim, dan Best Advocacy dianugerahkan kepada Hanifah Amalia Surya. Keseluruhan rangkaian acara berlangsung lancar, meninggalkan kesan mendalam akan kreativitas dan keberanian mahasiswa Fakultas Psikologi Unpad untuk bermanifestasi melalui inovasi sosial.
Universitas Padjadjaran