Dies Natalis Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran Ke-64

Jatinangor, 2 September 2025. Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran merayakan Dies Natalis ke-64 dengan rangkaian kegiatan perayaan dan penghargaan, termasuk laporan tahunan dekan, peluncuran buku, penghargaan purnabakti, serta pengakuan bagi mahasiswa berprestasi. Seluruh rangkaian itu berlangsung di gedung Mar’at Wiradimadja Fakultas Psikologi Unpad dan menjaga nuansa kebersamaan sivitas akademika sambil menghadirkan agenda reflektif tentang masa depan pembelajaran.

Inti diskusi pada peringatan kali ini adalah orasi ilmiah berjudul “Masa Depan Pembelajaran Psikologi di Era AI: Merangkai Generasi, Teknologi dan Partisipasi Aktif Mahasiswa”, yang disampaikan oleh Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, MOP., Ph.D., Psikolog. Orasi menempatkan AI sebagai faktor yang menuntut penataan ulang pedagogi, bukan sekadar alat bantu tetapi sebuah entitas yang integrasinya mesti dibarengi dengan etika, literasi algoritmik, dan penguatan kapabilitas humanistik seperti empati.

Sebagai landasan empiris, orasi memaparkan survei pendahuluan pada 236 mahasiswa Unpad: 100 persen melaporkan penggunaan Large Language Models, 71 persen menggunakan AI untuk mencari referensi, 31 persen memandang AI sebagai partner diskusi, dan sekitar 32 persen menyatakan kekhawatiran terhadap potensi penurunan kemampuan berpikir kritis. Angka-angka ini dipakai orator untuk menegaskan perlunya modul literasi dan etika AI serta strategi pembelajaran yang menjaga keseimbangan antara kecakapan teknis dan kepekaan sosial.

Dari orasi itu muncul rekomendasi praktis: memasukkan modul literasi dan etika AI ke kurikulum, menyelenggarakan pelatihan bagi dosen untuk menilai pembelajaran yang di mediasi teknologi, serta menguji pilot project pembelajaran berbasis proyek kolaboratif yang melibatkan mahasiswa, alumni, dan mitra industri. Rekomendasi ini ditawarkan sambil menegaskan bahwa tujuan pendidikan psikologi tetap membentuk kompetensi humanistik yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh teknologi.

Selain orasi ilmiah, berlangsung juga kegiatan lain dalam Dies Natalis, seperti laporan dekan, penghargaan purna bakti, peluncuran buku “Pauli The Will Power Test”, dan penghargaan bagi mahasiswa berprestasi, turut memperkuat fungsi acara sebagai ruang rekognisi sejarah dan penguatan jejaring akademik. Bila rekomendasi orasi diadaptasi dengan mempertimbangkan seluruh elemen komunitas fakultas, perayaan ke-64 ini berpeluang menjadi momen transformatif yang menghubungkan tradisi dan inovasi.