WINAMORA DAPA, JUARA 1 ESSAY WRITING NATIONAL UNIVERSITY DEBATING CHAMPIONSHIP 2019

 

( dari kanan ke kiri: Winamora Dapa [FAPSI 2017], Annisa Azalia [FIKOM 2017], Giovanni Nickson [FIKOM 2016] ) (sumber foto: Winamora Dapa)

Pada bulan Maret 2019 lalu, dilakukan seleksi peserta lomba debat Bahasa Inggris NUDC (National University Debate Championship) di Unpad. NUDC adalah lomba debat Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Ditjen Belmawa Kementerian RISTEKDIKTI tiap taunnya. Winamora lolos dan masuk kedalam tim perwakilan dari Unpad sebagai Best Speaker 3 (N1 Adjudicator). Winamora bersama dua orang tim debatnya lanjut ke tahap seleksi tingkat wilayah mewakili Unpad. 

Winamora Dapa (FAPSI 2017) Juara 1 Essay Writing dalam NUDC 2019 di Universitas Airlangga, Surabaya. (sumber foto: Winamora Dapa)

Di tingkat wilayah, tim debat Unpad berasil lolos ke seleksi tingkat nasional dan Winamora lanjut ke dalam cabang lomba Essay Writing yang diselenggarakan di Universitas Airlangga pada tanggal 14-19 Juli lalu. Tantangan yang dihadapi oleh Winamora sebagai peserta N1 Adjudicator diantaranya persaingan dengan peserta lain dan harus mempertahankan rasa percaya diri dihadapan juri. Sebagai peserta lomba essay, tantangan yang ia hadapi adalah pencarian judul yang tepat dan menarik dalam topik The Best Model for Education dan menulis dengan durasi 1 jam.

Perjuangan dan Do’a Winamora berujung manis, ia berhasil meraih Juara 1 pada Lomba Essay Writing pada NUDC 2019. Gagasan yang Winamora tuliskan saat lomba yang berjudul “If everyone is a doctor, who will harvest the rice?” berhasil membuat ia menjadi sang juara. Melalui lomba ini, ia dapat menambah wawasan tentang debating. Ia pun berpesan “Be the best of the best, dan jangan lupakan selalu berdo’a.” (MRI)

 

 

2019-09-04T13:27:18+00:00 Juli 20th, 2019|