Virtual Mobility Program : Melatih Collaborative Problem Solving Melalui Kerja Sama Mahasiswa Fakultas Psikologi Unpad dengan Maastricht University

[Psikologi.Unpad.ac.id, 14/09/2016] Virtual Mobility merupakan salah satu program kerja sama yang dilakukan oleh Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran dengan Faculty of Psychology and Neuroscience Maastricht University dari Belanda. Kegiatan ini dikelola oleh Associate Prof. Dr. Herco Fonteijn dari Maastricht University dan Dr. Zahrotur R. Hinduan dari UNPAD.

Tugas-tugas yang diberikan dalam program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa Fakultas Psikologi UNPAD untuk bekerja sama dalam satu tim bersama mahasiswa dari Maastricht University. Harapannya kegiatan ini dapat menyiapkan mahasiswa untuk masuk di dunia kerja yang membutuhkan kerja sama dengan rekan kerja dari Negara lain atau bekerja sama dalam satu proyek secara online. Kegiatan ini akan berlangsung dalam 5 minggu pertemuan untuk membahas permasalahan terkait dalam mata kuliah Cognitive Psychology, yaitu :

Problem 1: Otsukaresama deshita (WEIRD)
Problem 2: Essentials, #pigeonhole
Problem 3: Lost in translation
Problem 4: Aha (nailing it)
Problem 5: The sleep of reason produces monsters?
Problem 6: The emotional tail wags the rational dog
 

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa program sarjana Strata 1 (S1) Psikologi angakatan 2015. Pada hari rabu tanggal 14 September 2016 lalu telah dilakukan kegiatan pertama, yaitu perkenalan antara pihak Universitas Padjadjaran dengan Maastricht University. Perkenalan dilakukan secara online dengan menggunakan media sosial berupa skype. Ucapan terima kasih disampaikan oleh MJP Marco Bosman salah satu pengajar dari Maastricht University  sebagai pembuka dari kegiatan hari itu. Diwakili oleh Whisnu Yudiana, M.Psi, sebagai dosen mata kuliah Psikologi Kognitif, terlontar ucapan terima kasih pula atas kerja sama yang telah dilakukan. Kegiatan berikutnya adalah perkenalan dari pihak mahasiswa, baik dari mahasiswa Universitas Padjadjaran maupun dari mahasiswa Maastricht University. Farah sebagai salah satu mahasiswa Univeristas Padjadjaran yang memperkenalakan diri mengucapkan terima kasih dan berharap dapat bekerja sama dengan baik dalam kegiatan ini. Selanjutnya, perkenalan  dari salah satu mahasiswa dari Maastricht University juga mengucapkan terima kasih dan rasa senangnya  dapat melakukan kerja sama kepada Univeristas Padjadjaran. Pada 4 kegiatan berikutnya mahasiswa akan mulai membentuk 39 tim untuk menyelesaikan project bersama.

Keunggulan dari kegiatan virtual mobility ini adalah mahasiswa dapat belajar perbedaan budaya yang mempengaruhi Cognitive Psychology. Program ini pun dapat melatih mahasiswa untuk bekerja sama dengan mahasiswa dari negara lain. Selain itu, mahasiswa juga dapat belejar perbedaan budaya dan profil dari mahasiswa di Negara lain. Melalui tugas kelompok, mahasiswa belajar saling mengerti dan meningkatkan kemampuan collaborative problem solving, seperti memahami masalah bersama-sama, mengambil keputusan bersama, dan memelihara hubungan dalam sebuah tim.

 

(JEN/LAI)

Photo oleh : Whisnu

Fakultas Psikologi Unpad Gelar Simposium Perkenalkan Metode Kuesioner Kualitas Hidup EuroQol

[Unpad.ac.id, 9/09/2016] Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan kelompok riset QoLMARI dan EuroQol Research Foundation menggelar Simposium “A Big Step Forwards for Health Policy in Indonesia: The Introduction of The EuroQol EQ-5D-5L Value Set and Other Recent Developments in Quality of Life Research and Cost-Effectiveness Analysis” di Bale Sawala Unpad Kampus Jatinangor, 8 – 9 September.

humas-unpad-2016_09_08-psikologi-seminar-4-tedi
Dekan Fakultas Psikologi, Dr. Hendriati Agustiani, M.Si., saat pembukaan simposium di Bale Sawala Unpad Jatinangor, Kamis (8/09). (Foto oleh: Tedi Yusup)*

Dekan Fakultas Psikologi, Dr. Hendriati Agustiani, M.Si., saat memberikan sambutan pembukaan Simposium, Kamis (08/09), mengatakan, simposium ini bertujuan untuk mengenalkan metode kuesioner EQ-5D-5L yang dikembangkan EuroQol. Instrumen ini digunakan sebagai alat ukur untuk mengevaluasi kualitas hidup terkait bidang kesehatan (HRQOL). EuroQol sendiri merupakan kelompok riset yang beranggotakan peneliti dari berbagai negara di Eropa.

“Melalui simposium ini kami undang para peneliti di bidang quality of life untuk memaparkan hasil penelitiannya,” kata Dr. Hendriati.

Instrumen ini telah banyak diaplikasi di 138 negara. Pada tahun 2016 EQ-5D-5L telah divalidasi dan divaluasi untuk mendapatkan perangkat nilai (value set) Indonesia. Ini adalah pertama kalinya bagi Indonesia bahwa kuesioner tersebut divaluasi di tingkat nasional.

Simposium ini menghadirkan beberapa pembicara, antara lain: Chairman of The Board of the EuroQol Research Foundation Prof. Jan Busschbach, PhD; Chairperson of QolMARI Prof. Jan Passchier; Associate Professor of Saw Swee Hock School of Public Health, National University of Singapore, Luo Nan, PhD; pakar dari National Institute for Health and Care Excellence (NICE) International, Francis Ruiz, M.Sc; dan Dosen Fakultas Psikologi Unpad yang juga sekretaris QolMARI Fredrick Dermawan Purba, M.Psi.

humas-unpad-2016_09_08-psikologi-seminar-5-tedi

Selain pembicara utama, simposium juga diisi dengan paralel session oleh para peserta simposium. Dr. Hendriati berharap, digelarnya simposium ini selain meningkatkan wawasan terkait penelitian di bidang quality of life, juga dapat terjalin kerja sama penelitian dan publikasi. Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad.*

humas-unpad-2016_09_08-psikologi-seminar-2-tedi
Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad, Kamis (8/09). (Foto oleh: Tedi Yusup)*

 

Laporan oleh: Arief Maulana / eh

 

Sumber berita :

http://www.unpad.ac.id/2016/09/fakultas-psikologi-unpad-gelar-simposium-perkenalkan-metode-kuesioner-kualitas-hidup-euroqol/