Tracer Study 2017 : Pentingnya Pengetahuan Mengenai “Career Path” bagi Para Mahasiswa

[psikologi.unpad.ac.id/03082017] Pada tanggal 22 Juli 2017, bertempat di Biro Inovasi dan Pelayanan Psikologi, Bandung, Fakultas Psikologi menggelar Tracer Study pada pukul 10.00-14.00 WIB. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk

  1. mendapatkan evaluasi dari para alumni Fakultas Psikologi mengenai kompetensi yang dimiliki oleh lulusan S1 dan S2 Profesi
  2. mendapatkan masukan mengenai pengetahuan dan kompetensi yang harus diajarkan pada mahasiswa S1 dan S2 untuk memudahkan penyesuaian diri dengan tuntutan pekerjaan di masa sekarang.

Bentuk kegiatannya adalah Focus Group Discussion (FGD) yang dipandu oleh seorang moderator. Kegiatan ini diikuti oleh 21 alumni Fakultas Psikologi yang dibagi kedalam 3 kelompok FGD. Kelompok FGD yang pertama secara khusus mengevaluasi dan memberikan masukan untuk prodi sarjana berdasarkan pengalaman mereka bekerja dengan latar belakang pendidikan sarjana psikologi. Sedangkan kelompok yang kedua memberikan masukan untuk prodi magister psikologi profesi, berdasarkan pengalaman mereka bekerja sebagai psikolog diberbagai bidang pekerjaan. Kelompok FGD ketiga adalah golongan professional yang sudah sangat sering (di atas 10 tahun) mempekerjakan alumni S1 dan S2 Fakultas Psikologi di Indonesia, sehingga bisa memberikan masukan menyeluruh terhadap prodi S1 dan S2.

Beberapa hal penting yang didiskusikan diantaranya (1) masih kelirunya masyarakat (termasuk pemerintah) pengguna jasa psikologi memahami perbedaan sarjana psikologi dan psikolog, lingkup pekerjaan, hak wewenang dan keterbatasan masing-masing (2) perlunya alumni untuk diberikan ruang dan waktu untuk sharing dengan mahasiswa mengenai dunia kerja, sebagai pembicara tamu di berbagai mata kuliah di Fakultas Psikologi sesuai dengan topik pada mata kuliah tersebut (3) kelebihan lulusan Fakultas Psikologi Unpad yang diakui oleh pengguna yang harus dipertahankan untuk diajarkan, kelemahan-kelemahan lulusan Fakultas Psikologi Unpad dibandingkan alumni universitas lain dan langkah strategis untuk mengatasi kelemahan tersebut (4) pengetahuan/ilmu yang perlu diajarkan untuk meningkatkan career path alumni di saat ia bekerja (5) kekuatan dan kelemahan materi dan metode pengajaran, kepakaran dan pelayanan staf dosen, serta sistem administrasi di Fakultas Psikologi Unpad. Kegiatan ini perlu ditindaklanjuti dengan berbagai program perbaikan oleh Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran.

 

Ditulis oleh : Langgersari

Fakultas Psikologi Unpad menjadi Penyelanggara dalam Kegiatan Regional Workshop of ISSBD 2017

[psikologi.unpad.ac.id/31072017] Regional Workshop of International Society for the Study of Behavioral Development Regional Workshop (ISSBD) tahun 2017 ini diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran pada tanggal 16-19 Juli 2017. Ketua organizing committe untuk workshop ini adalah salah satu dosen Fakultas Psikologi UNPAD, Urip Purwono, PhD sebagai perwakilan dari Indonesia. Kegiatan ini dibuka oleh Dekan Fakultas Psikologi Unpad Dr. Hendriati Agustiani, M.Si

Merupakan suatu kebanggaan bagi Fakultas Psikologi dapat menjadi penyelenggara pada kegiatan internasional yang dihadiri oleh 8 pembicara internasional, antara lain Doran French, Ph.D, Heidi Fung, Ph.D, Jennifer Lansford, Ph.D, Xinyin Chen, Ph.D., Nancy Eisenberg, Ph.D., Charissa S. L. Cheah, Ph.D, Junsheng Liu, Ph.D., dan Heidi Keller, Ph.D.

Regional Workshop of International Society for the Study of Behavioral Development Regional Workshop (ISSBD) (Dok. ISSBD)

Workshop ini juga dihadiri oleh para akademisi dari berbagai region, yaitu USA, Asia, dan Eropa yang pada tahun ini fokus pada topik “Values and Development of Southeast Asian Youth : parent-child relationships, values, prosocial behavior, religion, and issues of tensions between traditional and contemporary (international) values”. Workshop yang diselenggarakan bertema “Qualitative Research Methods: The Ethnographic Approach”, dan mengenai “Publication”.

Tidak kalah menarik, presenter untuk poster presentation dan oral presentation juga datang dari berbagai negara.  seperti Indonesia, Malaysia, Singapore, Thailand, Filipina, Jepang, dan China yang berjumlah 39 judul penelitian.

Regional Workshop of International Society for the Study of Behavioral Development Regional Workshop (ISSBD) (dok. ISSBD)

Kegiatan seperti ini tentu dapat menjadi inspirasi bagi para akademisi untuk mengembangkan penelitian bagi perkembangan anak dan remaja di asia. Semoga Fakultas Psikologi UNPAD juga dapat terus mengembangkan penelitian dan kerjasamanya dengan para akademisi di berbagai negara.

Informasi mengenai kegiatan ini dapat dilihat di : http://www.purdue.edu/hhs/hdfs/ISSBD/index.html

 

Ditulis oleh : Laila Qodariah

 

 

Academic Refreshment : Psikodiagnostika

[psikologi.unpad.ac.id, 27/07/17] Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran kembali mengadakan kegiatan Academic Refreshment yang ke-empat pada tanggal 20-24 Juli 2017 lalu. Academic refreshment kali ini membahas mengenai Psikodiagnostika.

Kegiatan Academic Refreshment : Psikodiagnostika Hari Ke-1 (dok. Humas Psikologi)

Pemateri dalam academic refreshment kali ini adalah :

  1. Prof. Dr. Wilis Srisayekti
  2. Dr. Rismijati
  3. Urip Purwono, M.Sc., Ph.D.
  4. Dr. Achmad Djunaedi, M.Si
  5. Dr. Ahmad Gimmy Prathama, M.Si
  6. Drs. Sudarmo Wiyono, M.Si

Materi yang didiskusikan dalam academic refreshment ini antara lain mengenai strategi dalam memahami kepribadian manusia, pedoman penulisan laporan kepribadian, serta diberikan pula tips dan trik dalam membimbing mahasiswa dalam mata kuliah Kasuistika. Para dosen pun beriskusi mengenai kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam membimbing mahasiswa, sehingga para dosen dapat berbagi dan menyamakan frame mengenai cara membimbing yang efektif dan efisien sesuai learning outcome yang diharapkan dari mata kuliah Kasuistik.

Kegiatan Academic Refreshment : Psikodiagnostika Hari ke-2 (dok.Humas Psikologi)

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan penyegaran bagi para dosen sebagai persiapan dalam menghadapi proses pengajaran dan bimbingan mahasiswa magister profesi psikologi (S2) pada tahun ajaran baru ini. Selamat bertugas para dosen di tahun ajaran baru ini.

 

Ditulis oleh : Laila Qodariah

Kolaborasi Mahasiswa Unpad dari 4 Fakultas Membuahkan Hasil PKM Pengabdian Kepada Masyarakat

[psikologi.unpad.ac.id/16072017] Tim PKM Pengabdian kepada Masyarakat Unpad yang terdiri dari Umi Latifah (Fakultas Kedokteran Gigi), Dian Elok Permataningtyas (Fakultas Kedokteran), Elsa Kartika Sari Sunarya (Fakultas Psikologi), Millah Atqia Akhyar (Fakultas Psikologi), dan Mohamad Irfan (Fakultas Matematika dan IPA) disupervisi oleh Dosen Fakultas Psikologi Unpad yaitu Laila Qodariah, S.Psi., M.Psi., Psikolog, berhasil melaksanakan sebuah program pengabdian masyarakat yang diberi nama BOM-BOM CAR (Belajar Olah Motorik melalui Carving) bagi anak Tunagrahita SLB BC. Program ini bertujuan untuk melatih aspek motorik halus bagi anak-anak tunagrahita SLB BC. Motorik halus sendiri merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap orang agar dapat beraktivitas optimal dalam kehidupan sehari-hari. Terganggunya kemampuan motorik seseorang, akan mengganggu pula aktivitasnya, sehingga pelatihan kemampuan motorik halus sangat diperlukan, terutama anak-anak yang masih berada dalam tahap perkembangan.

Latihan Membuat Playdough Sebagai Salah Satu Sarana Melatih Motorik Halus pada Anak Tunagrahita SLB BC (foto. dok pribadi)

Program ini telah dilaksanakan dari bulan April hingga Mei 2017 di SLB BC Fadhilah, satu-satunya SLB yang ada di Jatinangor. Menurut Dian, salah seorang anggota Tim Bom-Bom Car, pelatihan yang dilakukan berlangsung sebanyak 16 kali pertemuan dengan berbagai aktivitas untuk menstimulasi motorik halus anak, yang terdiri dari kegiatan senam motorik halus, kegiatan mengolah bahan tepung menjadi playdough, untuk mempersiapkan anak mengikuti stimulasi yang lebih kompleks. Kegiatan utama dari program ini adalah kegiatan carving dengan menggunakan lilin. Kegiatan carving ini sendiri terinspirasi dari kegiatan praktikum yang dilakukan di Fakultas Kedokteran Gigi, yang ternyata bisa digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan aspek motorik halus pada anak-anak. Pelatihan pun disusun dalam 16 kali pertemuan dari tingkat yang mudah hingga tingkat yang sulit yaitu meng-carving lilin menjadi bentuk es krim.

Hasil program yang dilakukan Tim PKM-M ini ternyata mendapat sambutan baik dari pihak sekolah dan bermaksud untuk diadaptasi menjadi salah satu ekstrakulikuler ataupun pelajaran tambahan. Selain itu, pelatihan ini juga mendapat sambutan yang baik oleh gabungan SLB Gugus 45 sehingga diajak berkolaborasi dengan seluruh SLB yang ada di Tanjungsari untuk memberikan pelatihan kepada seluruh anak tunagrahita di SLBnya. “Respon baik ini diharapkan juga mendapat dukungan dari pemerintah ataupun pihak-pihak terkait yang bergerak dalam bidang sosial dan disabilitas sangat diharapkan, bagaimanapun, setiap anak berhak untuk bahagia, berprestasi, dan dipedulikan”, ungkap Elsa.

Ditulis oleh : Humas Fakultas Psikologi Unpad